Perbaikan struktur adalah proses memulihkan kondisi elemen struktur yang mengalami kerusakan agar kembali berfungsi dan aman sesuai desain awalnya.
Tujuannya bukan menambah kekuatan melebihi desain, tetapi mengembalikan kapasitas struktur seperti semula sebelum rusak.
Penyebab umum :
| Penyebab | Penjelasan |
| Kualitas beton buruk | Mutu rendah, pencampuran salah, atau curing tidak baik. |
| Karat tulangan (korosi) | Akibat kelembapan, kebocoran, karbonasi, atau air laut. |
| Retak akibat beban berlebih | Lentur, geser, torsi, atau defleksi melebihi batas. |
| Gempa atau getaran | Mengakibatkan retak di sendi kolom-balok, dinding geser. |
| Penurunan tanah (settlement) | Menyebabkan retak diagonal pada dinding dan sloof. |
| Kebocoran atau penetrasi air | Merusak beton, menimbulkan spalling (beton mengelupas). |
| Kebakaran atau suhu tinggi | Menurunkan kekuatan beton & baja. |
Metode Perbaikan Struktur :
| Jenis Kerusakan | Metode Perbaikan | Penjelasan Singkat |
| Retak halus (≤0.3 mm) | Sealing (penutupan retak) | Retak ditutup dengan bahan elastomer atau epoxy paste untuk mencegah masuknya air. |
| Retak sedang – dalam (≥0.3 mm) | Epoxy Injection | Mengisi retakan dengan resin epoxy bertekanan untuk mengembalikan monolititas beton. |
| Beton mengelupas (spalling) | Patch Repair / Recasting | Beton rusak dibongkar, dibersihkan tulangannya, lalu ditambal dengan mortar non-shrink atau microconcrete. |
| Karat pada tulangan | Treatment Korosi + Repassivation | Membersihkan karat, memberi lapisan inhibitor, lalu menutup kembali dengan mortar. |
| Kebocoran air | Grouting / Waterproofing injection | Injeksi bahan polyurethane atau epoxy untuk menutup jalur air. |
| Kerusakan berat pada elemen | Partial Recasting / Replacement | Bagian struktur yang rusak berat dibongkar sebagian dan dicor ulang dengan beton baru. |
| Pondasi mengalami settlement | Underpinning / Grouting Tanah | Menambah daya dukung pondasi dengan injeksi semen atau membuat pondasi tambahan. |
